RILISJATENG.COM- Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan program CSR pendidikan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2013.
- BPI mendukung 20 sekolah di sekitar perusahaan untuk berkesempatan mendapatkan dukungan menjadi sekolah Adiwiyata. Dengan capaian enam sekolah mencapai Adiwiyata tingkat nasional, tiga sekolah tingkat provinsi dan 11 sekolah tingkat Kabupaten.
Salah satu sekolah yang diberikan program pendidikan yakni SD Negeri Karanggeneng 2 Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang.
“Iya, sejak tahun 2017 kami mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten. Setahun kemudian mendapatkan sekolah Adiwiyata provinsi dan pada tahun 2022 akhir menjadi sekolah Adiwiyata nasional,” kata Pembina Siswa SD Negeri Karanggeneng 2 Kandeman Mardiyati saat ditemui di SD Negeri Karanggeneng 2, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (20/5/2023).
Target selanjutnya sekolah kami ingin mempunyai predikat sekolah Adiwiyata mandiri yang sudah ada kegiatan pembinaan sekolah menjadi Adiwiyata berikutnya, yaitu SD Negeri Wonokerso 1 dan SD Negeri Wonokerso 2.
“Pertama kali sekolah ini merintis menjadi sekolah Adiwiyata, karena ada bantuan PT. BPI yang memberikan pendampingan, pelatihan, infrastruktur, sarana belajar dan program tahunan kegiatan sekolah Adiwiyata,” jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, ada beberapa kegiatan dari sekolah kami yang mendukung peningkatan pendidikan meliputi program kesiswaan, diklat atau workshop, lingkungan dengan aksi bersihnya dan orang tua murid mengajar.
“Rencananya kami juga mempunyai program yang sedang dirintis literasi yang akan digelar bulan Juni 2023. Kegiatannya nanti lomba-lomba diikuti mulai dari kelas 1 sampai kelas 5,” terangnya.
Adanya pengembangan di SD Negeri Karanggeneng 2 Kandeman bisa mendukung langkah pemerintah dalam melaksanakan pendidikan yang menarik di sekolah.
“Sekolah kami pun berwawasan lingkungan untuk membentuk anak peduli lingkungan dengan kegiatan setiap hari untuk membersihkan lingkungan dan menyiram tanaman sesuai jadwal piket mereka,” ujar dia. (RLS)







